Mengenal Teori Agenda Setting

Selamat datang kembali di KommasKita!

Malam hari ini, kita akan nge-bahas tentang Teori Klasik yang ketiga, yaitu Teori Agenda Setting.

Tanpa perlu berlama-lama, marilah kita simak materi dari kami!

Selamat menikmati!!!


Agenda Setting menurut McCombs dan Shaw adalah media massa memiliki kekuatan dalam mempengarui pola pikir audiens yang terkena terpaannya.

Audiens akan menilai sesuatu dari apa yang disampaikan oleh media massa. Namun ada tuduhan bahwa media sengaja menyajikan berita dengan tujuan tertetu. Tapi tuduhan tersebut dibantah karena memang jurnalis mempunyai pedoman dalam membuat suatu berita yang dinilai patut dipikirkan oleh masyarakat luas.

Meski begitu, McCombs dan Shaw meyakini bahwa manusia memiliki kekuatannya sendiri dalam memilah dan memilih informasi yang sejalan dan tidak menentang atau mengancam kepercayaan mereka. Hepotesis tersebut bernama selective exposure, dengan kata lain manusia memiliki kebebasan dalam memilih sesuatu.

Teori Agenda Setting unik karena teori ini jelas bahwa media massa mempunyai pegaruh dalam pola pikir audiens, namun teori ini juga mendukung hipotesis selective exposure yaitu manusia memiliki kebebasan dalam memilih sesuatu.

Contoh : Media massa memberitakan bahwa narkoba disisipkan dalam makanan dan minuman yang dijual oleh pedagang dipinggir jalan. Masyarakat menerima informasi tersebut sebagai gambaran dari realitas yang sesungguhnya walaupun mereka tidak mengalami langsung.

Informasi tentang narkoba tersebut membuat masyarakat mengerti tentang urgensi dan membuat masyarakat lebih peka terhadap peristiwa yang mengarah kesana. Setelah kasus tersebut terungkap dalam suatu daerah, maka daerah lain akan terbongkar juga kasus serupa

Dari contoh, dapat dilihat bahwa media massa dapat mempengarui pola pikir manusia, termasuk juga apa yang dianggap penting atau tidak. Media dapat membuat sesuatu yang tidak dianggap penting untuk publik menjadi sesuatu yang disorot oleh publik.


Media Agenda dan Publik Agenda

McComb dan Shaw mengukur mengenai media agenda, mereka membuat kriteria berdasarkan posisi dan panjang informasi yang disampaikan. Semakin penting informasi, maka semakin posisi penyampaian dan durasi. Namun berbeda dengan public agenda yang adalah isu publik paling penting diukur melalui survey opini publik. Jadi public agenda berfokus pada apa yang dipertimbangkan oleh setiap orang menganai key issue dari suatu hal yang melekat pada benak orang. Jadi, public agenda adalah opini atau pendapat publik yang mencakup masyarakat luas mengenai suatu isu yang bisa jadi dianggap penting atau justru tidak penting sama sekali. Jadi, semakin besar suatu isu semakin besar pula isu tsb untuk menjadi pembicaraan publik, begitu juga sebaliknya. Semakin kecil isu, semakin kecil pula "kesempatan" isu tsb untuk menjadi pembicaraan publik.


Hubungan antara Media Agenda dan Publik Agenda

McCombs dan Shaw sebagai pembuat teori agenda setting menyatakan bahwa agenda media lah yang mempengaruhi terbentuknya agenda publik, dan dibuktikan dengan adanya korelasi kuat antara apa yang disampaikan media dan pengaruhnya pada pandangan publik.
Namun para ilmuwan lain mengkritik teori tersebut dan mereka berpendapat bahwa media hanya menyampaikan apa yang ada di masyarakat. Agenda media adalah agenda publik yang disampaikan supaya banyak masyarakat yang tahu.
Agenda Media bisa mempengaruhi agenda publik, dan di jaman sekarang tidak menutup kemungkinan bahwa agenda publik bisa juga mempengaruhi agenda media. 

Agenda Setter

Agenda setter adalah orang yang membentuk agenda setting. Ia juga bertugas dalam menentukan agenda media dan menyampaikan informasi yang akan dikeluarkan media. Para ahli mempunyai pandangan bahwa yang menentukan agenda untuk para agenda setters adalah editor berita atau gatekeeperGatekeeper memiliki peluang untuk menentukan agenda karena berita yang akan disampaikan masyarakat pasti melalui mereka dulu dan disaring. Mereka bisa membentuk dan menentukan berita apa yang disampaikan pada masyarakat dan apa yang tidak, sehingga menjadi praktek agenda setting.
Para politikus juga memiliki peluang peran dalam mebangun citra mereka kepada masyarakat. Para humas professional juga memiliki peran dalam membuat agenda setting untuk mempertahankan citra seseorang atau perusahaan.

Komentar

Postingan Populer