Evolusi Televisi, dari Jaman Old ke Jaman Now
Sebelumnya kami dari KommasKita ingin mengucapkan Selamat Paskah buat pembaca-pembaca yang merayakan.
Okay, jadi sebelumnya KK udah membahas soal Radio Siaran. Nah kali ini KK bakal ngebahas tentang perjalanan Televisi, dari jaman old, sampai ke jaman now. Materi kali ini seperti biasa akan dibagi ke dalam empat sub-topic. Ada perkembangan TV siaran, Perkembangan TV terkini, Perkembangan TV Siaran di Indonesia, dan Studi Kasus mengenai pertelevisian Indonesia.
![]() |
| TV jadul via https://www.inovasee.com/6-teknologi-jadul-generasi-90an-19860/tv-jadul/ |
Okelah, langsung aja kita masu ke sub-topic pertama yaitu Perkembangan TV terkini.
Perkembangan TV Siaran
Jadi pada awalnya semua siaran TV dilakukan secara live. Hal ini dikarenakan alat untuk menyimpan suara dan gambar (videotape) belum ditemukan pada saat itu. Pada waktu itu pertunjukan Opera di New York lah yang menjadi acara favorit. Barulah pada tahun 1956 Ampex Corporation berhasil mengembangkan videotape untuk menyimpan suara dan gambar program tv. Barulah pada tahun 1960 semua program yang dulunya live, disimpan ke dalam videotape.
Program TV dapat dibagi kedalam berbagai jenis, diantaranya:
Berita keras, yaitu berita penting dan menarik yang harus disampaikan secepat mungkin disiarkan kepada penonton. Jenis-jenis berita keras diantaranya,
- Straight News: berita langsung yang berdurasi singkat, dan hanya menyiarkan informasi terpenting. Harus segera disiarkan karena jika tidak, maka berita akan basi.
![]() |
| contoh Straight News via https://www.youtube.com/watch?v=tRkLFBOwDrE |
- Feature: Menyiarkan berita-berita ringan seperti tempat wisata yang unik, dll
![]() |
| contoh Feature via http://www.transtv.co.id/program/35/my-trip-my-adventure |
- Infotaiment: Menyiarkan berita tentang kehidupan orang-orang terkenal dan terpandang, yang sebagian besar bekerja di industri hiburan.
![]() |
| contoh Infotaiment via http://www.vtvindonesia.com/2017/02/empat-host-insert-pagi-di-trans-tv.html |
Berita lunak, sama seperti berita keras namun tidak harus segera disiarkan. Jenis-jenis berita lunak diantaranya:
- Current Affair: menyiarkan berita tentang penting yang muncul sebelumnya, namun dikemas secara detail dan mendalam. Ex: program yang menyiarkan berita tentang kehidupan warga DIY setelah Gempa Bumi.
- Dokumenter: Program yang berbasis pendidikan, dikemas secara menarik. Ex: National Geographic, dll.
![]() |
| contoh acara Dokumenter via https://www.nationalgeographic.com/ |
- Talk Show: Menyiarkan satu atau beberapa orang yang ahli dibidang tertentu, untuk membahas topik yang akan dibahas.
![]() |
| contoh acara Talkshow via https://www.youtube.com/watch?v=FdfdP6aZdRA |
- Program Hiburan: Segala bentuk siaran hiburan yang bertujuan untuk menghibur penonton. Ex: acara musik, drama, game, dll.
![]() |
| contoh acara hiburan via https://www.vidio.com/watch/826321-inbox-spesial-hut-sctv-ke-27 |
Drama, biasanya berbentuk cerita yang difilmkan, dan diperankan oleh orang-orang tertentu. Beberapa jenis drama:
- Sinetron: Siaran drama yang mempunyai episode berkelanjutan. Biasanya berdurasi satu jam
![]() |
| contoh sinetron via https://inet.detik.com/fotoinet/d-3949242/kumpulan-meme-judul-sinetron-yang-bikin-ngakak |
- Film: Siaran drama yang biasanya berdurasi dua jam, ada yang berbentuk sekuel dan ada yang langsung tamat.
![]() |
| contoh poster film via https://www.sinopsisfilm.co.id/dilan-1990.html |
Perkembangan TV Terkini
- Tahun 1831, Michael Faraday menemukan gelombang elektromagnetik
- Tahun 1876, George Carey menemukan kamera selenium, yang memungkinkan orang untuk melihat gelombang listrik.
- Tahun 1884, Paul Nipkov membuat cakram Nipkow, yaitu sejenis alat penghantar gambar mekanik.
- Tahun 1888, munculah LCD, yang ditemukan oleh Freidrich Reinitzeer.
- Tahun 1897, munculah CRT atau tabung sinar katoda yang menjadi dasar TV tabung.
- Tahun 1900, istilah TV mulai dikenalkan. Pencetusnya adalah Costatin Perskyl.
- Tahun 1929, Pengembangan CRT yang dinakaman kinescope. Dikembangkan oleh Vladimir Zworykin.
- Tahun 1940, Peter Goldmark menciptakan TV berwarna yang resolusinya mencapai 343 garis.
- Tahun 1968, Dr. Glenn Brown memperkenalkan TV LCD untuk pertama kalinya.
- Tahun 1979, Para Ilmuwan Kodak menciptakan OLED, yaitu Organic Light Emitting Diode.
- Tahun 1981, NHK, Stasiun siaran Jepang mendemonstrasikan teknologi HDTV dengan resolusi mencapai 1125 garis.
- Dekade 2000an, teknologi TV semakin berkembang, baik itu LCD, plasma, maupun CRT.
Perkembangan TV Siaran di Indonesia
Siaran TV Indonesia pertama kali mengudara bertepatan dengan HUT RI ke 17. Siaran tsb menyiarkan upacara singkat dari jam 7:30 hingga jam 11:02. Lalu tanggal 1962, Presiden Indonesia saat itu Bapak Soekarno meresmikan TVRI ketika Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games ke IV di Stadion Senayan, Jakarta. Hal tsb merupakan peristiwa penting bagi TVRI yang nantinya berhasil merambah ke 27 provinsi di Indonesia.
![]() |
| Asian Games via https://www.youtube.com/watch?v=M2oY6flja2 |
Sebagai satu-satunya channel TV saat itu, TVRI berperan penting dalam menyebarkan informasi dari pemerintah ke rakyat. Dan, sebagai satu-satunya channel TV saat itu membuat TVRI ditumpangi pemerintah untuk menyebarkan propaganda.
Setelah TVRI, berkembanglah berbagai stasiun-stasiun TV swasta, diantaranya: SCTV, TPI, ANTV, Indosiar, juga Lativi (saat ini menjadi TVOne). Selain TV swasta yang berbasis di pusat, ada juga berbagai TV daerah dengan kearifan lokalnya masing-masing. Diantaranya: Sakti TV dari Madiun, Jogja TV dari DIY, JTV dari Jawa Timur, dan masih banyak lagi.
Studi Kasus Pertelevisian Indonesia.
Selain pengawasan dari KPI, program-program TV di Indonesia juga diawasi oleh P3 SPS dan UU no 32 tahun 2002. Salah satu contoh kasus yang menimpa salah satu stasiun swasta adalah kasus Katakan Putus. Di acara tsb terdapat adegan bapak dan ibu yang sedang bertengkar dihadapan anak perempuan mereka. Menurut KPI hal ini dapat merusak psikologis anak dan dianggap terlalu mencampuri privasi orang lain.
![]() |
| Katakan Putus via http://www.inhilklik.com/news/detail/27152/nasional/program-katakan-putus-trans-tv-disentil-kpi-ini-pasalnya |













Komentar
Posting Komentar