Perkembangan Surat Kabar dan Majalah di Dunia dan Indonesia
Yak, selamat datang di materi pertama Komunikasi Massa yang membahas surat kabar dan majalah!
Sebelum kita mulai, ada baiknya kita mengetahui apa itu definisi surat kabar.
Surat kabar itu apa sih? Pernah gak sih pertanyaan random ini muncul di benak kalian?
Jadi, surat kabar itu adalah media massa berbentuk cetak yang menyajikan informasi-informasi yang aktual dari dalam maupun luar negeri. Konten dari surat kabar juga sangat beragam. Mulai dari ekonomi, politik, sosial, olahraga hingga hiburan. Untuk design dan sampul mungkin sangat sederhana jika dibandingkan dengan majalah atau tabloid. Mengapa? Karena surat kabar sendiri lebig difokuskan di tulisan ataupun kontenya.
Nah, di artikel ini akan dituliskan beberapa materi tentang perkembangan surat kabar di dunia, perkembangan surat kabar di Indonesia, dan perkembangan majalah di Indonesia.
- Surat kabar pertama kali beredar di Amerika pada tahun 1690. Namun eksistensi surat kabar di negeri Paman Sam ini hanya mampu bertahan 14 tahun dikarenakan infonya yang terlalu monoton, dan hanya dapat dibaca oleh kalangan kelas atas yang menyebabkan harganya menjadi mahal.
![]() |
| Surat Kabar Pertama. https://uk.anygator.com/article/publick-occurrences-both-forreign-and-domestick__7172137 |
- Di selang waktu antara 1790-1833, bertepatan dengan terjadinya perang dunia, fungsi surat kabar sangat berkaitan dengan isu-isu politik dll.
- Pada tahun 1822, beredarlah surat kabar dengan nama Cherokee Phoenix, untuk kalangan minoritas.
![]() |
| cherokee phoenix. source: https://indiancountrymedianetwork.com/history/events/native-history-inaugural-edition-of-cherokee-phoenix-published-2/ |
- Lalu, pada tahun 1830-an surat kabar diterbitkan secara massa setelah mesin cetak ditemukan.
- Setelah ditemukannya mesin cetak itu, harga untuk satu buah surat kabar mulai menurun. Surat Kabar The Sun misalnya. Mereka menjual surat kabar mereka dengan harga 1sen/buah. Hal ini dilakukan agar semua lapisan masyarakat dapat menerima informasi secara merata.
![]() |
| The Sun. Source: http://historyofjournalism.onmason.com/2016/04/09/the-penny-press-benjamin-day/ |
PERKEMBANGAN SURAT KABAR di INDONESIA
- Surat kabar di Indonesia mulai beredar pada tahun 1744 dan bernama Bataviasche Nouvelles. Dan setelah itu muncul lagi surat kabar yang bernama Vendu Niews. Pada saat itu peraturan dan penerbitan surat kabar masih dipegang Belanda. Segmentasi dari kedua surat kabar diatas adalah untuk rakyat Belanda sendiri dan rakyat Indonesia yang paham Bahasa Belanda.
- Tahun 1900-1945, perkembangan surat kabar di Indonesia mulai meningkat baik dalam hal kualitas maupun fungsinya. Surat kabar pertama yang dibuat sendiri oleh rakyat Indonesia adalah Medan Prijaji.
![]() |
| Medan Prijaji. Source https://news.okezone.com/read/2016/02/09/337/1307616/medan-prijaji-surat-kabar-pertama-milik-pribumi |
- Tahun 1946, surat kabar memiliki kuasa penuh seiring menyerahnya Belanda dan nasionalisasi percetakan. Di sekitaran tahun 1946 organisasi-organisasi jurnalis mulai lahir, seperti Serikat Penerbit Surat Kabar, dan Persatuan Wartawan Indonesia.
- Pada masa orde lama, sudah mulai nampak geliat dari surat kabar di Indonesia. Tercatat ada empat surat kabar besar, dan ke-empatnya merupakan kepunyaan dari partai politik di jaman itu. Ada Suluh Indonesia (PNI), Harian Rakjat (PKI), Abadi (Masyumi), dan Pedoman ( Partai Sjarikat Islam ).
- Pada masa OrBa surat kabar pro-PKI ditutup. Hanya surat kabar milik nasionalis, agama dan militer yang diperbolehkan terbit. Masa-masa itu juga menjadi saksi lahirnya surat kabar besar seperti Tempo, Media Indonesia, Kompas, dll.
- Di zaman sekarang, membaca berita tidak harus melalui surat kabar. Berkembangnya internet menjadi salah satu alasan mengapa surat kabar di zaman sekarang banyak sekali portal-portal online sebagai pengganti surat kabar edisi cetak.
PERKEMBANGAN MAJALAH di INDONESIA
Setelah kita membaca materi perkembangan Surat Kabar dan Majalah di Dunia dan Indonesia, kini saatnya kita beranjak untuk fokus ke materi Perkembangan Majalah di Indonesia.
Seperti biasa, tak kenal maka tak sayang :v
Jadi kita akan kenali terlebih dahulu apa itu majalah...
Majalah adalah sebuah media cetak yang memuat tentang artikel-artikel, disertai banyak gambar, dan hiburan yang termuat dalam satu cetakan. Majalah biasanya dibaca oleh kalangan tertentu. Mereka mempunyai segmentasi pasar yang lebih spesifik daripada surat kabar. Contoh, ada majalah tentang otomotif, bola, musik, dll. Sudah tentu mereka akan menargetkan orang-orang yang mempunyai minat dan hobby dibidang yang disebutkan diatas.
Wokeee, tanpa berlama-lama lagi inilah Perkembangan Majalah di Indonesia..
- Jaman Awal Kemerdekaan, sudah ada beberapa majalah yang terbit di berbagai kota di Indonesia. Di Jakarta (Pantja Raja), Ternate (Menara Merdeka), Kediri (Djojobojo – dalam bahasa jawa) dan Blitar (Obor – dalam bahasa jawa). Dan ada satu majalah yang bernama Revue Indonesia yang bertujuan untuk menyalakan api semangat perlawanan rakyat terhadap penjajah.
![]() |
| Revue |
- Di Jaman Orde Lama, majalah tidak terlalu berkembang dan relatif sedikit. Tapi ada satu majalah yang terkenal bernama Star Weekly, yang ditunggangi pemerintah untuk propaganda politik.
![]() |
| ayahbunda |
![]() |
| Famili |
![]() |
| Gadis |
Jadi, apa surat kabar dan majalah favorit kalian, wahai Warganet??
Salam!














Komentar
Posting Komentar